Ekstensi News - Kenakalan remaja menjadi masalah serius yang kerap kali terjadi di kalangan remaja. Untuk mencegah dan mengatasi hal ini, Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 55 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) mengambil inisiatif untuk mengadakan kegiatan sosialisasi pencegahan kenakalan remaja di SMAN 17 Pandeglang pada 30 Juli 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai bahaya kenakalan remaja serta wadah positif bagi para remaja untuk mengembangkan diri.
Sosialisasi ini dilaksanakan di lapangan SMAN 17 Pandeglang dan dihadiri oleh seluruh siswa dari kelas 10 sampai kelas 12. Acara yang berlangsung selama satu hari ini di isi oleh 3 pemateri diantaranya pihak Polsek Cigeulis dan 2 perwakilan Mahasiswa Untirta. Tema utama dari kegiatan ini adalah "Optimalisasi Dinamika Kependudukan dan Pembangunan Berkelanjutan melalui Pendidikan”.
Ketua KKM 55 Untirta, Ferry Fachrezy, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat memberikan positif dan menjadi langkah awal dalam mengurangi kenakalan remaja.
"Kami berharap melalui kegiatan ini, para remaja dapat menyadari potensi diri mereka dan memilih jalur yang positif untuk masa depan mereka,” Ujar Ferry.
"Adanya sosialisasi ini adalah bukti sayangnya kita semua (pihak kepolisian dan mahasiswa KKM Untirta) supaya adik-adik tidak terjerat oleh pasal-pasal tadi, tidak melakukan Pasal 170 pengeroyokan dan penganiayaan,” Ucap Bhakti dalam sambutannya.
”Beberapa dampak penyalahgunaan narkoba yaitu dapat menimbulkan gangguan jasmani dan rohani, memicu tindakan amoral, dan hilangnya akal sehat,” Jelas Ridwan Nugroho.
Ubaidillah, menyampaikan cara pencegahan dan penanganan pelecehan seksual yaitu melalu pendidikan dan pelatihan, penerapan kebijakan dan prosedur, dukungan untuk korban, serta penegakan hukum.
”Pencegahan dan penanganan pelecehan seksual bisa dilakukan dengan mengedukasi individu tentang apa itu pelecehan seksual, bagaimana mengidentifikasinya, dan bagaimana cara melaporkannya. Maka dari itu, diperlukan adanya tindakan hukum yang tepat untuk pelaku pelecahan dan adanya bantuan konseling atau layanan dukungan untuk korban,” Jelas Ubaidillah.
Siswa SMAN 17 Pandeglang menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif bertanya dan terlibat dalam diskusi yang mana menjunjukkan bahwa mereka sangat tertarik dengan topik yang disampaikan. Pihak sekolah juga memberikan apresiasi kepada Kelompok KKM 55 Untirta atas berlangsungnya sosialisasi ini. Kepala Sekolah SMAN 17 Pandeglang, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan langkah positif dalam mendukung pendidikan karakter dan memberikan pengetahuan praktis kepada siswa.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, KKM 55 Untirta berkomitmen untuk dapat menginspirasi para remaja untuk meraih potensi terbaiknya dan menjadi generasi penerus bangsa yang unggul sehingga dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat.
Artikel Terkait
Kukerta 56 UIN Banten Sulap Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi, Bantu Kurangi Pencemaran Lingkungan
KKM TEMATIK 91 UNTIRTA BERSAMA BAPELITBANGDA KAB. LEBAK MENGADAKAN SOSIALISASI “PENYULUHAN STRATEGI KEMISKINAN EKSTREM”
Sosialisasi Pupuk Organik di Desa Katumbiri: Mahasiswa KKM 55 Berperan Aktif dalam Transformasi Pertanian Lokal