Rabu, 11 September 2024

Sosialisasi Pupuk Organik di Desa Katumbiri: Mahasiswa KKM 55 Berperan Aktif dalam Transformasi Pertanian Lokal

- Minggu, 18 Agustus 2024 | 15:35 WIB
Foto bersama warga Desa Katumbiri
Foto bersama warga Desa Katumbiri

Katumbiri, 7 Agustus 2024 Dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian dan menjaga kelestarian lingkungan, Kelompok KKM 55 Untirta Desa Katumbiri menggelar sosialisasi penggunaan pupuk organik kepada warga desa. Kegiatan yang berlangsung pada 7 Agustus 2024 ini diadakan di rumah warga dan dihadiri oleh perwakilan warga dari masing- masing rukun tetangga (RT).

Sebagai narasumber, Aqil Fadhil Rasyid, mahasiswa jurusan Ilmu Perikanan, dan Dhiva Salsabilah, mahasiswi jurusan Teknik Kimia, memberikan pemahaman mendalam kepada warga tentang cara pembuatan dan manfaat pupuk organik. Keduanya menekankan bahwa pupuk organik dapat dibuat dari limbah organik rumah tangga, sehingga dapat mengurangi timbunan sampah dan menjaga kelestarian lingkungan.

"Dengan mengubah sampah organik menjadi pupuk, kita tidak hanya mengurangi limbah tetapi juga meningkatkan kualitas tanah," jelas Aqil.

Selama sosialisasi, mahasiswa KKM 55 memberikan materi mengenai pembuatan pupuk organik dari bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di sekitar. Selain itu, mereka juga melakukan demonstrasi pembuatan pupuk organik dan memberikan tips-tips dalam mengaplikasikan pupuk organik pada tanaman.

Pemaparan materi dan demonstrasi pembuatan pupuk organik oleh mahasiswa KKM 55 Untirta
Selain itu, acara ini juga diisi dengan sesi tanya jawab, di mana para warga diberikan kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan narasumber tentang berbagai kendala yang mereka hadapi dalam mengaplikasikan pupuk organik. Bapak Erlan, salah satu warga, menyampaikan antusiasmenya.

"Sosialisasi ini sangat bermanfaat. Kami jadi lebih paham cara membuat pupuk organik dan manfaatnya bagi pertanian. Kami siap untuk menerapkannya di lahan kami.”

Ketua KKM 55, Ferry Fachrezy, berharap kegiatan ini dapat mendorong warga Desa Katumbiri untuk beralih menggunakan pupuk organik.

"Pupuk organik tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas hasil panen. Kami berharap sosialisasi ini menjadi langkah awal menuju pertanian yang lebih berkelanjutan di Desa Katumbiri," ungkapnya.

Dengan terlaksananya sosialisasi ini, diharapkan Desa Katumbiri dapat menerapkan metode pertanian yang lebih ramah lingkungan dan efektif. Mahasiswa KKM 55 Untirta berharap program ini tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada petani, tetapi juga menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk mengadopsi praktik pertanian yang lebih berkelanjutan.

Editor: Fajri Ekstensi News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X